Posts

Menjadi Manusia Yang Sempurna Seperti Yesus Kristus

  INJIL LUKAS 2 : 21 - 24 Refleksi Teologis Ada suatu istilah yang mengatakan bahwa manusia tidak ada yang sempurna, hanya Allah yang sempurna. Istilah mempunyai makna bahwa manusia adalah makhluk yang terbatas dan selalu melakukan kesalahan. Istilah ini juga seringkali digunakan untuk membuat manusia memaklumi kesalahan-kesalahan yang ia lakukan. Padahal, kesalahan adalah tindakan yang tidak benar karena tidak sesuai dengan aturan, norma, atau nilai . Kesalahan tidak seharusnya dimaklumi. Kesalahan seharusnya diperbaiki agar tidak terulang lagi. Sayangnya, seringkali ketika kita menggunakan istilah “manusia tidak ada yang sempurna”, maka tujuannya adalah untuk menutupi kesalahan bukan mengintrospeksi kesalahan. Kita perlu kembali berpikir dengan baik dan benar tentang apakah benar bahwa manusia itu tidak ada yang sempurna? Jawaban dari pertanyaan ini tersedia dalam pembacaan Alkitab kita. Ada beberapa kata-kata kunci dalam pembacaan Alkitab hari ini, marilah kita bersama-sama me...

Mencari Tuhan, Menemukan Sukacita

  INJIL LUKAS 2 : 8 - 16 Refleksi Teologis Apa yang membuat manusia bergerak untuk mencari sesuatu? Entahkah itu mencari makan? Ataukah itu mencari uang? Pertanyaan mengenai apa yang membuat manusia bergerak mencari sesuatu sesungguhnya mengarahkan kita pada tujuan utama dari hidup kita sendiri. Saat seseorang bergerak mencari makan, maka tujuan utamanya adalah menghilangkan rasa lapar. Makanan bukan tujuan utama. Saat seseorang bergerak untuk mencari uang, maka tujuan utamanya adalah untuk membuat kehidupan kita secara ekonomi lebih baik. Uang bukan tujuan utama. Saat para gembala bergerak untuk mencari Maria, Yusuf, dan bayi di palungan, maka kita tahu bahwa tujuan utama mereka bukanlah soal Maria, Yusuf, atau bayi di palungan itu. Tujuan utama dari para gembala ada pada ayat 10 – 11. Kata-kata kuncinya adalah kesukaan besar dan Juruselamat. Mengapa begitu penting bagi para gembala merasakan kesukaan besar ? Apa juga yang membuat mereka tertarik mendengar kata Juruselamat ? Kit...

IMAN YANG MENGHADIRKAN SUKACITA

INJIL LUKAS 1 : 39 - 45   Pengantar   Kitab Lukas adalah kitab yang ditulis oleh seorang yang bernama Lukas. Ia merupakan sahabat dari Rasul Paulus. Lukas adalah seorang yang memiliki pendidikan sangat baik dalam bidang kesehatan. Dapat dikatakan bahwa ia adalah seorang dokter yang ikut ambil bagian dalam pelayanan yang dilakukan oleh Rasul Paulus dan murid-murid Tuhan Yesus. Namun, Lukas tidak pernah bertemu dengan Tuhan Yesus. Ia menulis Injil Lukas dengan menggali informasi dari saksi-saksi mata yang langsung melihat dan merasakan pelayanan dari Tuhan Yesus.   Injil Lukas ini ditujukan bagi seorang teman Lukas yang bernama Teofilus. Menarik untuk diperhatikan bahwa nama Teofilus mempunyai arti sahabat Allah . Kita bisa menganggap Teofilus ini sebagai pribadi, tetapi juga bisa sebagai simbol dari tiap-tiap orang yang hidup di dalam kehendak Allah sebagai sahabat Allah. Lukas ingin memberikan informasi menyeluruh tentang kisah Yesus Kristus kepada Teofilus.   ...

KEHADIRAN TUHAN MEMBAWA SUKACITA DAN PEMULIHAN

YESAYA 35 : 1 - 2   Pengantar Kitab Yesaya dibagi ke dalam tiga bagian yaitu kitab Yesaya bagian I yaitu Yesaya 1 – 39 yang disebut proto Yesaya, Kitab Yesaya bagian II yaitu Yesaya 40 – 55 yang disebut deutro Yesaya, dan Kitab Yesaya bagian ketiga III yaitu Yesaya 56 – 66 yang disebut trito Yesaya. Masing-masing bagian dalam Kitab Yesaya punya pesan-pesan khusus yang hendak disampaikan kepada para pembaca. Pembacaan Alkitab kita hari ini terambil dari Kitab Yesaya bagian I yaitu Yesaya 35. Kitab Yesaya menceritakan mengenai seorang nabi yang bernama Yesaya atau dalam Bahasa Ibrani yesyayahu yang memiliki arti Tuhan adalah keselamatan. Arti nama Yesaya mempunyai hubungan dengan keadaan Israel saat Nabi Yesaya bertugas. Israel sedang berada dalam kehancuran. Mereka dikuasai oleh Bangsa Asyur. Kota-kota Israel hancur berantakan. Penduduk Israel mulai kehilangan harapan akan masa depan mereka. Dalam pembacaan Alkitab kita yaitu Yesaya 35 : 1 – 2, Nabi Yesaya bernubuat tentang kary...

Dua Sisi Kesetiaan

  REFLEKSI TEOLOGIS ATAS KITAB RUT 1 : 12 - 17 Cerita rakyat adalah salah satu kekayaan yang dapat kita temukan di tiap-tiap daerah di Indonesia. Cerita rakyat adalah suatu tulisan yang menceritakan tentang kisah hidup seseorang atau sekelompok orang dari daerah tertentu. Ada cerita batu badaong dari tanah Maluku, cerita sangkuriang dari tanah Sunda, dan cerita-cerita rakyat lainnya. Cerita rakyat tidak hanya menceritakan tentang suatu peristiwa dalam kehidupan seseorang atau sekelompok orang, tetapi cerita rakyat juga mengandung pelajaran-pelajaran kehidupan yang hendak disampaikan. Kisah tentang perjalanan hidup Ruth dan Naomi juga merupakan cerita rakyat Israel yang di dalamnya ada pesan-pesan bagi tiap-tiap orang yang membacanya. Dalam cerita Ruth dan Naomi, kita membaca bahwa kisah mereka dibuka dengan adanya bencana yaitu kelaparan di tanah Israel. Suami Naomi yaitu Elimelekh memutuskan untuk keluar dari tanah Israel untuk menghindari bencana kelaparan. Mereka pergi den...

Ketika Tuhan Memanggil Di Tengah-Tengah Kekeringan Iman

 REFLEKSI TEOLOGIS ATAS 1 SAMUEL 3 : 1 - 10 Saat ini, kita berada di dalam masa perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan yang sangat pesat. Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan membuat masing-masing orang dapat mengakses informasi dengan mudah tentang apa pun. Setiap orang bisa menganalisis setiap peristiwa atau kejadian dengan informasi dari berbagai sosial media. Dalam masa-masa seperti ini, kemampuan rasional manusia menjadi kekuatan seperti seorang tokoh filsafat yaitu Francis Bacon berkata knowledge is power  atau pengetahuan adalah kekuatan. Persoalan yang datang adalah Tuhan pun mulai dirasionalisasikan sebagai suatu mitos yang sudah ketinggalan zaman. Dampaknya terbagi dua belah pihak yaitu pihak yang membela Tuhan sebagai suatu entitas yang sungguh-sungguh ada dan pihak yang memandang bahwa Tuhan tidak lebih dari bentuk jawaban dari keputusasaan manusia yang tidak mampu menemukan penjelasan rasional atas alam semesta ini. Kuatnya perkembangan teknologi dan i...